Fujino adalah siswi sekolah dasar yang dikenal karena komik-komik buatannya di koran sekolah. Kemampuannya menggambar membuatnya dikagumi oleh teman-teman sekelasnya. Namun, kepercayaan dirinya mulai goyah ketika Kyomoto, seorang siswi pendiam yang jarang masuk sekolah, mulai mengirimkan karya dengan ilustrasi yang jauh lebih detail dan mengesankan.
Merasa tertantang, Fujino berusaha keras untuk meningkatkan kemampuan menggambarnya. Ia menghabiskan banyak waktu untuk berlatih hingga akhirnya merasa lelah dan memutuskan berhenti menggambar. Namun, pada hari kelulusan, Fujino akhirnya bertemu langsung dengan Kyomoto dan mengetahui bahwa gadis yang selama ini dianggap sebagai saingannya ternyata sangat mengagumi karya-karyanya.
Pertemuan tersebut menjadi awal persahabatan mereka. Berawal dari kecintaan yang sama terhadap manga, Fujino dan Kyomoto mulai menciptakan karya bersama. Fujino mengembangkan cerita dan karakter, sementara Kyomoto menghadirkan ilustrasi yang memukau. Seiring berjalannya waktu, mereka tumbuh bersama dan mulai mengejar impian menjadi seniman manga profesional.
Ketika kesempatan untuk mengembangkan karier datang, keduanya mulai menghadapi pilihan hidup yang berbeda. Perjalanan mereka yang semula selalu berjalan berdampingan perlahan berubah, hingga sebuah peristiwa tak terduga mengguncang kehidupan mereka. Fujino pun dihadapkan pada perasaan kehilangan dan penyesalan yang membuatnya mempertanyakan kembali perjalanan yang telah ia lalui bersama Kyomoto.
Melalui kenangan dan karya-karya yang pernah mereka ciptakan, Fujino berusaha memahami arti persahabatan, mimpi, dan keputusan yang membentuk hidupnya. Look Back menjadi kisah menyentuh tentang dua seniman muda yang dipertemukan oleh kecintaan terhadap seni, serta bagaimana kenangan bersama seseorang dapat terus hidup bahkan setelah perjalanan mereka berubah.
