Grup musik neo-retro pop-rock asal Jakarta Timur, Manerole, resmi merilis album debut mereka bertajuk Spellcaster pada 28 Agustus 2026. Album ini merangkum kumpulan cerita tentang kehidupan, kekayaan, asmara, hingga kerapuhan batin manusia.
Lewat Spellcaster, Manerole mengajak pendengar membuka arsip misterius yang terdiri dari satu pertunjukan pembuka dan 10 fragmen utama. Melalui sosok bernama Spellcaster, album ini memotret dinamika manusia yang mengejar ambisi, kejayaan, dan cinta, namun tetap menyimpan sisi rapuh.
Manerole menampilkan kontras emosi yang kuat di dalam album ini. Lagu judul "Spellcaster" menggambarkan manusia yang berupaya menaklukkan takdir lewat jalan pintas, sementara lagu "Requiem" membawa kisah penyesalan dan kesadaran mendalam akan rasa kehilangan yang tidak dapat dipulihkan.
Dari segi musikalitas, Manerole mengusung identitas neo-retro yang berakar pada pop-rock era 2000-an. Dipadukan dengan sentuhan synth 80-an, groove funk, serta blues, aransemen sinematik dan pendekatan storytelling menjadi benang merah utama di setiap treknya.
Sextet yang beranggotakan Matthilmy, Rifqithor, Maulana, Wisang, Yusuf, dan Fahmi ini berharap Spellcaster bisa menjadi cermin reflektif. Album ini tidak hanya menyimpan kisah-kisah fiktif, tetapi juga mewakili perjalanan dan perasaan siapa pun yang mendengarkannya.
