Daun Jatuh Gandeng Syiqin Azin dalam Kolaborasi Lintas Negara Lewat Lagu "diam seribu diam"

By umsakazi | 2026-02-16 00:00:00

Band asal Indonesia, Daun Jatuh, resmi merilis single terbaru berjudul "diam seribu diam", sebuah kolaborasi emosional bersama penyanyi asal Malaysia, Syiqin Azin. Lagu ini menjadi pertemuan lintas negara yang menyatukan dua perspektif tentang cinta yang perlahan runtuh bukan karena kebencian, melainkan karena terlalu lama memilih diam.

"diam seribu diam" bercerita tentang dua orang yang masih saling peduli, namun terjebak dalam kebisuan. Hubungan yang berada di ujung noktah, kehilangan percikan, dan dipenuhi rasa galau tentang apakah perasaan itu masih sama atau tidak. Alih-alih berbicara, keduanya memilih diam, hingga akhirnya cinta tersebut runtuh dengan sendirinya.

Menurut Daun Jatuh, lagu ini menggambarkan cinta yang tidak diperjuangkan dengan kata-kata "Bukan karena benci, tapi karena terlalu lama memilih diam," ungkap mereka. Sementara bagi Syiqin Azin, lagu ini merepresentasikan kebimbangan dalam hubungan ketika dua pihak sama-sama lelah, namun masih memikirkan satu sama lain.

Inspirasi lagu ini hadir secara natural. Daun Jatuh menyebut lagu ini lahir dari sebuah obrolan sederhana yang berujung membayangkan bagaimana rasanya berada di tengah hubungan yang dingin. Syiqin menambahkan bahwa proses penulisan terjadi dengan sangat organik, ditulis pada suatu sore di laman rumah, dengan suasana hati yang sejalan dengan tema lagu.

Kolaborasi Daun Jatuh dan Syiqin Azin sendiri bermula dari pertemuan yang tidak direncanakan. Syiqin yang awalnya datang ke Jakarta untuk berlibur, akhirnya dipertemukan dengan Daun Jatuh melalui seorang teman. Dari pertemuan singkat tersebut, keduanya langsung berbincang dan menyiapkan lagu ini di hari yang sama.

Proses pengerjaan lagu dilakukan lintas negara, dengan jarak sebagai tantangan utama. Sebagian besar proses kreatif berlangsung melalui online meeting. Bagi Syiqin, ini menjadi pengalaman baru yang menarik karena untuk pertama kalinya ia menulis lagu sepenuhnya melalui pertemuan daring.

Meski tidak direncanakan sejak awal untuk menulis lagu bersama, proses kreatif "diam seribu diam" terasa mengalir dan menyenangkan. Chemistry yang terbangun membuat penulisan lagu terasa ringan dan seru bagi kedua belah pihak.

Lewat lagu ini, Daun Jatuh dan Syiqin Azln ingin menyampaikan pesan sederhana namun penting: jangan berlarut-larut dalam diam. Komunikasi adalah kunci dalam sebuah hubungan. Jika rasa sayang masih ada, jangan mudah menyerah dan simpan semuanya sendiri.

Tentang harapan mereka, Daun Jatuh berharap lagu ini dapat berjalan sebagaimana mestinya, mengikuti takdirnya. Sementara Syiqin Azln berharap "diam seribu diam menjadi awal yang baik untuk kolaborasi mereka ke depannya, membuka lebih banyak peluang dalam karier musik, serta membawa mereka untuk dapat membawakan lagu ini secara langsung di Indonesia dan Malaysia.

"diam seribu diam" kini telah tersedia dan siap menemani para pendengar yang pernah atau sedang terjebak dalam sunyi sebuah hubungan.

Tentang Daun Jatuh

Daun Jatuh merupakan grup musik folk asal Indonesia yang beranggotakan Verrel dan Timothy. Nama Daun Jatuh mulai dikenal luas lewat lagu "Resah Jadi Luka yang telah mencapai lebih dari 300 juta streams di Spotify. Dalam perjalanannya, Daun Jatuh juga telah berkolaborasi dengan sejumlah musisi lintas genre seperti Prilly Latuconsina, Nosstress, dan Grace Kaitlin. Sebelumnya, Daun Jatuh merilis single berjudul "Kini". Konsistensi mereka di ranah musik folk/pop membawa Daun Jatuh menjadi nomine Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) dari tahun 2022 hingga 2025 untuk kategori Duo/Grup Pop Terbaik, serta Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik.

Tentang Syiqin Azln

Syiqin Azln adalah penyanyi folk asal Malaysia dengan karakter musik yang intim dan emosional, dikenal melalui lirik personal dan nuansa hangat dalam setiap karyanya. la pernah berkolaborasi dengan empty page. dan mimpi. dalam lagu "Laut Kelabu", serta baru saja merilis single terbarunya berjudul "Manusia Buntu". Terinspirasi oleh pendekatan puitis Nadin Amizah, Syiqin menghadirkan karya yang jujur dan reflektif. EP pertamanya, Selamat Pulang, menjadi titik awal perjalanan musikalnya di genre folk, dikategorikan sebagai salah satu EP terbaik 2023 oleh Mingguan Malaysia, serta pernah di-feature di ELLE Magazine. Selain itu, Syiqin Azln juga pernah tampil di Dewan Filharmonik Petronas, salah satu panggung pertunjukan prestisius di Malaysia.

COPYRIGHT © 2020 DINUSFM

Back to Top