Industri musik Indonesia kembali menghadirkan pertemuan yang bukan sekadar tentang kolaborasi, melainkan percakapan batin dua jiwa. eńau dan Ari Lesmana resmi merilis karya kolaborasi terbaru mereka, sebuah lagu yang lahir dari ruang paling jujur tentang perasaan, penerimaan, dan proses berdamai dengan diri sendiri dengan judul Sesi Potret.
Dikenal dengan pendekatan lirik yang reflektif dan emosional, eñau kembali menempatkan kejujuran sebagai pusat karyanya. Kali ini, ia menggandeng Sang kakak Ari Lesmana. Vokalis dengan karakter suara yang kuat, ekspresif, dan sarat emosi untuk menyuarakan cerita yang sama dari sudut pandang yang berbeda, namun saling melengkapi. Sesi potret dibuat pada awal November 2025 sebagai representasi dari banyak kisah orang-orang disekitar saya dan istri saya atas duka kehilangan, rasa bersalah, penyesalan, bentuk kerinduan mendalam dan juga pengingat soal "waktu itu akan tiba menghampiri tanpa aba-aba, siap tak siap dan mau tak mau.
Lagu yang jadi pengingat saya pribadi dan banyak orang soal "Waktu dengan orang-orang tercinta. Terkadang gengsi juga menjadi alasan kita mengulur-ulur waktu untuk berjumpa atau memberikan pelukan hangat untuk orang-orang terkasih. Jangan sampai ada kata terlambat, karena benar adanya waktu tidak bisa diulang lagi. Secara produksi saya percayakan lagu ini kepada Kevin Pangestu sebagai music produsernya. Setelah aransemennya selesai diproduksi, kemudian saya meminta mas Ari Lesmana untuk berkolaborasi dalam projek ini. Terima kasih untuk semua tim yang terlibat dalam prosesnya, pengisian instrumen gitar (Kevin Pangestu), bass (Ryan Wijaya), drum (Syade Rian) dan istri saya Mulia Kennedy yang telah membantu menuangkan isi pikiran saya ke dalam bentuk lirik yang lebih manis, kemudian disempurnakan oleh mas Ari Lesmana. Semoga berkenan mendengarkannya dan sampai di hati kalian, karena suatu hari nanti mungkin kita juga akan kehilangan manusia yang kita cintai, maka sempatkanlah bertemu, mengabadikannya dalam sebuah potret abadi, atau hanya bertukar kabar selagi masih ada waktu untuk memberi dan menyimpan memori baik.
